Sunday, January 23, 2011

GAYUS Pecundangi Aparat Penegak Hukum

Posted by Dany Nooryadi 1:31 PM, under | No comments

Kasus Gayus Tambunan yang hanya divonis tujuh tahun penjara serta denda Rp 300 juta, dinilai sudah menjadi lelucon yang tidak lucu dalam penegakan hukum di Indonesia. Bahkan, Gayus yang seorang mantan pegawai negeri sipil (PNS) di Direktorat Pajak Kementerian Keuangan, bisa memecundangi para penegak hukum di Indonesia. Penilaian itu disampaikan Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri yang mengaku gemas dengan sepak terjang Gayus Tambunan.

Mantan Presiden RI ini juga mengaku bingung dengan penanganan kasus Gayus yang tidak pernah maju dan hanya berputar-putar, seputar instruksi Presiden. "Dari kepolisian lalu ke kejaksaan, lalu ke Presiden. Lalu turun lagi dari Presiden ke kepolisian, ke kejaksaan, ke satgas. Kok Gayus susah amat ya. Bayangkan, seorang Gayus sepertinya bisa mempermainkan seluruh lembaga penegak hukum di Indonesia," kata Mega saat memberi kuliah umum di STIP AN, Jln. Kebagusan, Jakarta Selatan, pada Kamis (20/1/2011).

Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui Rapat Panitia Kerja (Panja) Pemberantasan Mafia Pajak DPR memutuskan akan memanggil mafia pajak Gayus Tambunan pada pekan depan. Gayus akan dimintai keterangan langsung terkait dengan kasus mafia pajak di Indonesia. Panja pun akan memanggil semua penegak hukum yang terkait dengan kasus Gayus serta semua penanggung jawab sektor perpajakan. Di lain pihak, Ketua Komisi III DPR Benny K. Harman mendesak Kepolisian RI bersama Kejaksaan Agung segera memeriksa semua perusahaan terkait Gayus. Diharapkan kasus Gayus tidak berhenti di sini. Pengungkapan sepenuhnya perusahaan yang terlibat Gayus menjadi penting. Hal ini untuk membuktikan bahwa kasus Gayus tidak hanya untuk memotilisasi pengusaha terntu. "Ini penting untuk mencegah kesan proses hukum tebang pilih dan dilakukan untuk memojokkan pengusaha dan tokoh politik tertentu," kata Benny menegaskan.

 [ PR, 21/1/'11-1&15 ]
Kami adalah rakyat, dan kami memperhatikan sepak terjang yang sedang terjadi dari hari ke hari melalui apa yang media sampaikan. Di luar itu (kesungguhan apa yang terjadi), kami tidak mengetahuinya. Hanyalah Allah Swt dan mereka yang terlibat yang mengetahui apa yang sesungguhnya benar-benar terjadi. Doa kami hanya satu: "Ya Allah.., berikan kekuatan bagi mereka yang benar-benar memperjuangkan penegakan hukum, dan berikan kehancuran bagi mereka yang telah melakukan ketidakadilan. Amin..."


Artikel Terkait:

0 comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar/masukan/kritik Anda di bawah ini..

Tags

Menu (shortcut) Blog

Photobucket
Photobucket

Blog Archive

Blog Archive